Kisah Gadis yang Tinggal di TPA Jadi Pemulung, Kini Cantik dan Lulus dari Universitas Melbourne
TRIBUNJOGJA.COM - Siapa sangka, gadis kecil yang dulunya hidup di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setelah besar tumbuh menjadi gadis cantik, pintar dan meraih beasiswa bergengsi Universitas Melbourne.
Ya, jika pepatah bilang roda kehidupan akan selalu berputar itulah yang dialami seorang gadis asal Kamboja.
Kesuksesannya mendapat beasiswa, ternyata tak didapat Sophy Ron dengan mudah.
Wanita yang berasal dari Kamboja ini menghabiskan masa kecilnya di gunungan sampah.
Dikutip dari laman World of Buzz, Sophy Ron hidup di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Phnom Penh, Kamboja.
Pada masa itu, Sophy Ron tak sempat merasakan sekolah.
Pasalnya, Sophy Ron harus membantu orangtuanya mencari nafkah dengan cara menjadi pemulung.
Setiap hari, Sophy Ron harus memilah-milah sampah dan menghirup udara beracun demi melanjutkan hidup.
Sophy bahkan harus rela makan makanan sisa yang ia temukan di tempat sampah agar bisa mengganjal rasa laparnya.
https://jogja.tribunnews.com/2019/06/17/kisah-gadis-yang-tinggal-di-tpa-jadi-pemulung-kini-cantik-dan-lulus-dari-universitas-melbourneBagikan Berita Ini
0 Response to "Kisah Gadis yang Tinggal di TPA Jadi Pemulung, Kini Cantik dan Lulus dari Universitas Melbourne - Tribun Jogja"
Post a Comment